Join and earn money by advertising in Kumpulblogger.com

Di Goa Belanda, Jaga Mulut Kalau Tak Mau Kesurupan

Selasa, 08 Juni 2010

Foto: Gin Gin Tigin Ginulur (okezone)
BANDUNG - Gelap dan lembap. Itulah kesan pertama saat masuk ke Goa Belanda yang berada di areal Taman Hutan Raya Juanda Bandung.

Lorong-lorong panjang nan gelap dan banyaknya persimpangan, membuat bingung pengunjung yang baru pertama kali menginjakkan kaki di goa tersebut.
 


Bangunan Goa Belanda dibuat sekitar tahun 1941 atau menjelang perang dunia II. Bangunan itu berupa jaringan goa di dalam perbukitan batu pasir tufaan, lengkap dengan berbagai perlengkapan telekomunikasi. Lantaran usianya yang sudah tua dan lokasinya yang berada di perbukitan, banyak orang bilang goa tersebut cukup angker.

“Ya, memang gelap dan angker. Namanya juga goa zaman dulu. Tapi kalau penampakan, saya tidak pernah melihatnya,” kata Tirta (48), seorang penjaga warung yang lokasinya tidak jauh dari Goa Belanda, kepada okezone, belum lama ini.

Hal yang sama dikatakan Wiwi (43), istrinya. Selama 20 tahun berdagang di dekat Goa Belanda, dia mengaku jarang melihat penampakan. Meski begitu, Wiwi mengatakan, para pengunjung yang sompral, sempat kesurupan saat masuk ke Goa Belanda.

Hanya saja, kata dia, jumlah yang kesurupan tidaklah terlalu banyak. “Ya memang. Pernah ada yang kesurupan saat masuk ke Goa Belanda. Mungkin mereka sompral, cekikikan di dalam goa. Tapi kebanyakan mereka yang kesurupan dari luar Bandung,” kata Wiwi.

Salah seorang pemandu yang sudah lima tahun berada di goa tersebut mengaku tak pernah melihat penampakan di dalam goa. Namun, kata dia, jika memang ingin melihatnya, bisa saja para penunggu goa itu dipanggil.

“Kalau dipanggil ya ada. Soalnya dulu juga pernah ada beberapa mahasiswa dan pelajar yang datang ke Goa Belanda karena penasaran dengan penampakan pada malam hari. Kemudian saya antar, dan dipanggil,” kata pemandu yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Goa Belanda sendiri terdiri atas lima lorong, masing-masing lorong utama yang tembus ke PLTA, lorong ventilasi, lorong distribusi logistik, dan lorong sel tahanan. Masing-masing lorong berbeda panjangnya. Okezone.com

0 komentar:

Follow Me

Blog Archive

Online

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Directory

The Republic of Indonesian Blogger | Garuda di Dadaku Text Back Links Exchange Free Automatic Link Free Automatic Backlink http://Link-exchange.comxa.com Powered by Mysiterank

  © Web Design By Septiyans   © Blogger template Writer's Blog by Ourblogtemplates.com 2008   ©The Javanese   ©Doea Enam

Back to TOP