Join and earn money by advertising in Kumpulblogger.com

Museum Badau

Rabu, 19 Mei 2010

Selain memiliki pantai dengan pesona keindahan yang luar biasa, Pulau Belitung juga memiliki Kekayaan sejarah budaya yang salah satunya berasal dari Kerajaan Badau. Kekayaan kebesaran Kerajaan Badau ini masih dapat dilihat di Museum Badau, berjarak kurang lebih sekitar 29 kilometer dari Tanjungpandan. Setidaknya museum ini juga pantas untuk dijadikan tempat wisata sejarah untuk melengkapi kesempurnaan kunjungan anda ke Pulau Belitung yang terkenal dengan pantai-pantai indahnya.



Museum Badau ini merupakan museum milik Pemerintah Daerah yang dikelola oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung yang letaknya di Desa Badau, Kecamatan Badau. Museum ini merupakan tempat penyimpanan benda-benda bersejarah peninggalan Kerajaan Badau. Dalam buku Booklet Sejarah Raja Badau yang Disusun Oleh Kapendikbud Kabupaten Belitung – 15 Desember 1988 itu mengatakan bahwa pada abad ke-15, seorang bansawan Jawa yang pertama yang datang ke Belitung bernama Datuk Mayang Gresik. Ia adalah raja pertama Kerajaan Badau. Keturunan terakhir raja adalah Pak Djohar.




Barang-barang penting peninggalan Kerajaan Badau (Sumber : Booklet Sejarah Raja Badau ; Disusun Oleh Kapendikbud Kabupaten Belitung – 15 Desember 1988) yang tersimpan di Museum Badau adalah beberapa Tombak berluk 13 yang dikenal juga dengan sebutan “Tombak Berambu”, Tombak berluk 13 ini berasal dari Kerajaan Majapahit. Konon tombak ini memiliki kekuatan sihir tinggi dan tidak bisa dimiliki oleh sembarang orang, Periuk api, keris, pedang pengawal, bendera merah putih yang berbentuk segitiga siku-siku yang juga berasal dari Kerajaan Majapahit (namun yang ada sekarang di Museum Badau hanyalah duplikatnya) gong, gong samll (disebut kelinang), Beberapa keping gaharu (garu – dalam logat Belitung, garu adalah jenis pohon gaharu yang membusuk xylem-nya sehingga menghasilkan bahan fragnant resinous).

Tombak Berambu

Bukti-bukti lain sisa-sisa Kerajaan Badau adalah situs arkeologi kuburan Raja-raja Badau di Gunung Lilangan atau pada Pemakaman orang-orang Badau. sumber

0 komentar:

Follow Me

Blog Archive

Online

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Directory

The Republic of Indonesian Blogger | Garuda di Dadaku Text Back Links Exchange Free Automatic Link Free Automatic Backlink http://Link-exchange.comxa.com Powered by Mysiterank

  © Web Design By Septiyans   © Blogger template Writer's Blog by Ourblogtemplates.com 2008   ©The Javanese   ©Doea Enam

Back to TOP