Join and earn money by advertising in Kumpulblogger.com

Korban Tsunami Pinjamkan Perahu Secara Gratis untuk Relawan

Rabu, 03 November 2010

Padang - Ketersediaan perahu merupakan salah satu masalah yang dihadapi relawan di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) dalam upayanya mendistribusikan bantuan ke korban bencana. Selain sewa yang mahal, perahunya juga tidak banyak. 

Di tengah kesulitan itu, salah satu korban tsunami justru meminjamkan perahunya secara gratis.

Adalah Edi Roma, korban yang selamat dari bencana tsunami yang meminjamkan perahu secara gratis itu. Nelayan dari Sikakap ini, semula menyewakan perahunya kepada sejumlah kelompok relawan. Namun beberapa hari lalu perahunya mengalami retak dihantam ombak, sehingga perahunya tidak bisa beroperasi sama sekali. 

Biaya perbaikan mahal, sementara bantuan biaya perbaikan tidak diperoleh dari kelompok relawan yang diangkut tersebut.

Dalam situasi itu, Al Azhar Peduli Ummat (APU) yang membuat posko di Sikakap, kemudian membantu biaya perbaikan. Menurut Koordinator Lapangan Al Azhar Peduli Ummat, Rahmatullah Sidik, pihaknya membantu perbaikan perahu itu karena prihatin dengan kondisi Edi.

"Apalagi semua perahu sangat dibutuhkan dalam situasi seperti sekarang. Satu perahu yang tidak difungsikan, berarti memperkecil peluang korban tsunami untuk mendapat bantuan," kata Rahmatullah melalui jaringan telepon dari Mentawai.

Setelah kapal selesai diperbaiki, Edi kemudian menawarkan agar perahunya dipergunakan untuk mendistribusikan bantuan hingga sebulan ke depan. Bukan dengan cara sewa, tetapi gratis. Tidak perlu membayar sama sekali, cukup tanggung sendiri Bahan Bakar Minyak (BBM)-nya.

"Saya infakkan perahu ini karena tidak punya yang lain untuk membantu saudara-saudara saya yang terkena bencana alam. Semoga jadi tabungan di akhirat bagi saya," tukas Edi sebagaimana disampaikan Rahmatullah.

Perahu itulah yang pada hari ini dipergunakan Rahmatullah dan kawan-kawan untuk mendistribusikan bantuan pada hari ini kepada korban tsunami yang berada di sekitar Sikakap. Rencananya besok pagi, mereka akan menggunakan perahu yang punya daya angkut 10 ton itu untuk membawa bantuan ke Pasapuat.

"Pinjaman perahu ini seperti dapat setetes air di Padang Sahara. Sangat dibutuhkan, dan bisa dipinjam secara gratis. Padahal sewa kapal di sini cukup mahal, sekitar Rp 1 juta per hari dan sulit diperoleh," kata Rahmatullah.

Tentu saja, kata Rahmatullah, kapal pinjaman itu tidak hanya mereka yang akan mempergunakannya. Relawan-relawan lain yang membutuhkan angkutan laut dapat juga mengggunakan perahu tersebut. Sumber

0 komentar:

Follow Me

Blog Archive

Online

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Directory

The Republic of Indonesian Blogger | Garuda di Dadaku Text Back Links Exchange Free Automatic Link Free Automatic Backlink http://Link-exchange.comxa.com Powered by Mysiterank

  © Web Design By Septiyans   © Blogger template Writer's Blog by Ourblogtemplates.com 2008   ©The Javanese   ©Doea Enam

Back to TOP